Aku ingat, dulu...
Saat senyum masih berarak ria di mulut kita
Saat tawa terjamah dari permainan bocah-bocah kecil nan menggelikan itu
Saat tangis tidak kunjung reda karena kenakalan diri
Semua itu terangkum sederhana dari sebuah masa kecil kita
Hai kakak-kakak dan abang-abangku
Aku menyapa kekosongan sekarang
Masih ingatkah kalian?
...
Kita dulu punya sebuah rumah mungil, rumah itu penuh cinta
Setiap pagi rebutan kamar mandi untuk pergi sekolah
Setiap hari rebutan remote TV untuk nonton acara yang kita suka
Rumah mungil itu terpendam kenangan manis kita
Walau sempit, kita tetap bersama
Walau kecil, kita masih bisa bermain disana
Sekarang...
Awalnya aku ingin membuat kalian iri
Rumah sekarang berkali lipat dari yang dulu, harapan kita yang dulu inginkan kamar masing-masing, sekarang bisa terkabul, harapan kita supaya bisa bermain kejar-kejaran di ruang tamu yang lapang, bisa tercapai.
Aku ingin kalian iri...
Karena dimasaku aku punya itu semua sekarang...
Tapi...
Kenapa kalian satu-persatu pergi?
Padahal kita bisa berbagi itu!
Rumah luas sekarang tak cukup berarti lagi
Hanya aku seorang diri
Tidak ramai lagi
Tidak ada lagi harapan bermain
Padahal aku sudah mempersiapkan diri, untuk terus tenggelam dalam jiwa anak-anak...
Tapi kalian sepertinya nyaman dengan posisi kalian menjadi dewasa...
Aku rindu keluarga di rumah mungil (KITA)

merindukan masa kecil
ReplyDeleteiya, rindu sekali
Delete