Halooo, ini adalah proyek imajinasi dimana anda bisa menangis dan tertawa tanpa hambatan
Thursday, December 29, 2016
Tuesday, December 20, 2016
Friday, December 16, 2016
Tuesday, December 13, 2016
Thursday, November 24, 2016
Peraturan Perpustakaan, Ditaati Ya!
Hari ini dingin, sejuk, mendukung sekali buat tidur...
Upss, pemalas!
Hari ini cuaca memang seperti sedang bersahabat dengan semua pengguna jalan kalau saja hujan rintik-rintik dengan intensitasnya yang sedikit itu yang mengguyur kota ini sejak pagi juga berhenti. Atau pengendara roda dua ataupun roda empat, jadi lebih sering mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Mengurangi polusi suara dengan lebih sedikit menekan tombol klakson dan lebih banyak menghormati pejalan kaki. Mungkin dunia tidak akan enggan untuk sedikit menghangat.
Monday, November 21, 2016
Sunday, November 13, 2016
Ciut
"Untuk makhluk Tuhan yang dengan sepenuh hidupku kusayangi, aku selalu memohon pada Tuhan untuk selalu menghapus air mata mereka, menghapus setiap perih di dalam hati mereka, setiap peluh yang jatuh di dahi mereka. Aku selalu memohonnya, seperti mereka memohon untukku juga"
Hai benda unik yang selalu berpendar, menghasilkan sebuah sapaan disetiap aku bimbang.
Hai jari-jari kapalanku, yang selalu berjalan mulus di setiap tombolnya.
Aku mencintai kalian, selayaknya ciptaan yang tidak boleh di sia-siakan.
Malam gelap sehari sebelum datangnya Supermoon, di musim penghujan yang membuat jalanan selalu basah. Tepat di hari sejuta umat berlibur berbahagia. Aku seorang diri merantai kesedihan...
Wednesday, November 9, 2016
Ya Sudahlah
"Aku sudah terlalu sering dibeginikan, merasa bersalah di tengah krisis kesalahpahaman. Jika terus begini, harus bagaimana aku?"
Hai pena, maaf menggantikan mu dengan tombol-tombol keyboard.
Hai kertas maaf menolak dirimu untuk aku isi dengan tulisan.
Aku tidak melupakan kalian, aku juga tidak akan menjadikan kalian barang bekas. Karena, semua yang ada disini, dimulai dengan adanya kalian.
Langit terang yang terik jauh dari biasanya, matahari yang belum enggan untuk tergelincir, di hari menyebalkan yang selalu menjadi kutukan. Aku menulis kekesalanku...
Saturday, August 13, 2016
When the Door Was Opened (Hati)
Saat pintu sudah terbuka
Ruangan
1
Hati…, dia punya sisi unik, kadang menyukai, kadang tidak.
Kadang menghakimi, kadang membela. Kadang ia terluka dan ia menyembuhkan luka
itu sendiri. Hatiku, bahkan menjadi sebuah rahasia terbesar sendiri untukku.
Siapa yang ku sukai, siapa yang bisa menyenangkannya.
When the Door Was Opened
Saat
pintu sudah terbuka……
Sebuah
pintu punya satu engsel, satu lubang kunci dan terkadang hanya dengan
memandangnya saja seseorang akan dibuat penasaran. Sebuah pintu yang tertutup
mempunyai banyak teka-teki di dalamnya, berapa ruangan tersembunyi?, berapa
ruangan dengan sudut gelapnya?, berapa ruang dengan cahaya yang selalu masuk?.
Sebuah pintu yang tertutup, jika sudah terbuka apa yang akan kau lakukan?
Keluar lagi atau mencoba memasuki setiap bagian yang tersembunyi?...
Tuesday, July 19, 2016
The Girl and Her Book (Part 8)
sebelum membaca saya ingin memberi tahu kalau, kata yang ada tanda kutip satu plus di itallic itu adalah kata hati dari Haneul atau Jinki, tebak sendiri ya, saat itu Haneul yang lagi membatin atau malah Jinki,
SELAMAT MEMBACA
---The Girl and Her Book---
Lee Jinki-Han Haneul
Sad, Romance, Misteri
Jenis Part
FANFICTION
Part 8
---The Girl and Her Book---
SELAMAT MEMBACA
---The Girl and Her Book---
Lee Jinki-Han Haneul
Sad, Romance, Misteri
Jenis Part
FANFICTION
Part 8
---The Girl and Her Book---
Thursday, June 30, 2016
Perpustakaan Kota Medan, Wifi Gratis I love it....
Saatnya mengetik, wifi gratis perpustakaan.....
Promosi dulu lah ya.....
Buat kalian-kalian anak Medan dan sekitarnya, ayo dong giatin yang namanya membaca dan menulis, kalian bisa kok memanfaatkan sarana gratis yang disiapin pemerintah Kota Medan, dengan datang ke perputakaan-perpustakaan yang di sediakan oleh pemerintah.
Nah, salah satu lokasi yang bisa kalian kunjungi adalah Perpustakaan Kota Medan, letaknya di Jalan Iskandar Muda No. 270 Medan. kalau kalian masih bingung sama lokasinya... ini nih ada peta nya.
Promosi dulu lah ya.....
Buat kalian-kalian anak Medan dan sekitarnya, ayo dong giatin yang namanya membaca dan menulis, kalian bisa kok memanfaatkan sarana gratis yang disiapin pemerintah Kota Medan, dengan datang ke perputakaan-perpustakaan yang di sediakan oleh pemerintah.
Nah, salah satu lokasi yang bisa kalian kunjungi adalah Perpustakaan Kota Medan, letaknya di Jalan Iskandar Muda No. 270 Medan. kalau kalian masih bingung sama lokasinya... ini nih ada peta nya.
Sunday, June 26, 2016
The Girl and Her Book (Part 7)
sebelum membaca saya ingin memberi tahu kalau, kata yang ada tanda kutip satu plus di itallic itu adalah kata hati dari Haneul atau Jinki, tebak sendiri ya, saat itu Haneul yang lagi membatin atau malah Jinki,
SELAMAT MEMBACA
---The Girl and Her Book---
Lee Jinki-Han Haneul
Sad, Romance, Misteri
Jenis Part
FANFICTION
Part 7
The Second Member, (Mahda MP.) 12+1+2
Sebenarnya nggak ada urutan siapa member pertama atau kedua atau ketiga di 12+1+2 ini, tapi cerita member-member ini aku urutin dari yang pertama deket dengan aku..... so...... Si Mahda ini lah yang jadi teman kedua yang paling dekat dengan ku, berhubung karena dia member yang paling gampang akrab ke semua orang. Dan dia adalah member yang paling nggak tau diri kalo ngomong, jadi semua ucapannya dianggap lelucon untuk kita-kita.
Mau tau Mahda itu yang mana orang nya? Heheheh... tenang kok, nggak kayak Zahwa semalem yang aku abal-abalin dulu wajahnya pakai gambar-gambar abstrak. Yang ini asli kok, nggak pakek bo'ong-an, nggak pakek blur-an dulu. Mahda ini gak kalah cantik dari Zahwa, tetapi pede kecantikannya itu luar biasa, dia pernah buat ajang sama Zahwa kalau, urutan orang cantik pertama di kampus itu Zahwa dan yang kedua itu Mahda. Nah pede kan?,
Udah deh ya, langsung aja nih photonya!
Mau tau Mahda itu yang mana orang nya? Heheheh... tenang kok, nggak kayak Zahwa semalem yang aku abal-abalin dulu wajahnya pakai gambar-gambar abstrak. Yang ini asli kok, nggak pakek bo'ong-an, nggak pakek blur-an dulu. Mahda ini gak kalah cantik dari Zahwa, tetapi pede kecantikannya itu luar biasa, dia pernah buat ajang sama Zahwa kalau, urutan orang cantik pertama di kampus itu Zahwa dan yang kedua itu Mahda. Nah pede kan?,
Udah deh ya, langsung aja nih photonya!
Tuesday, June 7, 2016
Mate - Mati(12+1+2) - Kah?
Hai, kemarin sempet coba ikut lomba buat cerpen dalam rangka hari ultah jurusan Pend. Matematika...., temanya di sesuaikan dengan Matematika.
Miris, bukan main sulitnya mendapatkan juara, aku sebenarnya juga sadar sih kalau cerpen ini, standar, nggak nge-fell atau nggak bisa masuk nominasi 3 besar. Dari awal memang sebenarnya kurang PD sama cerpen buatan sendiri ini, pasalnya gaya penulisannya bukan cerpen sih.... melainkan kayak nulis diary.
Cerpen ini aku buat atas permintaan sabahat besar-ku, Ghina Fathira Pasaribu. cerpen ini adalah kisah compang-camping dari kami ber 12+1+2.....
Oh iya.... maaf ya teman-temin dukungan kalian jadi sia-sia, soalnya cerpennya gak menang....
Tapi reaksi kalian pas aku kasih filenya buat dibaca, buat aku terharu....., kita bersama begitu eksprektif.....
Selamat menikmati membaca....,
Monday, May 16, 2016
Member Pertama 12+1+2 (Zahwa S.)
Zahwa Syahputri..... panggilannya Zahwa, mau tau orangnya yang mana? Aku kasih Siluetnya ya, Soalnya ini anak cantik banget, ntar kalian-kalian pada jatuh cintrong pada pandangan pertama.....
Perhatiin mateng-mateng ya.... ini nih si yang namanya Zahwa.........Siap
1
2
3........
Cantik-kan Zahwa nya.....
Mata cuma titik doang, hidung absrak gak ada lubangnya, kaki sama tangan juga cuma segaris, untungnya itu bibir senyum, yang paling penting itu.....
Kepalanya botak...., eh, dia pakai baju apa nggak tuh (?) Wkwkwk salah fokus
Wednesday, May 11, 2016
Teman Baru
Hufffttt...Sedikit kecewa?, Banyak tau, bukan dikit lagi...

Apalagi yang tidak membuat kecewa selain, kamu sudah datang ke kampus, sudah semangat '45 buat belajar ( enggak juga sih!, sebenarnya semangat buat ketemu teman-teman),tapi tiba-tiba kabar yang selalu buat tersumbat di telinga buat otak kamu terbakar panas, kalau lebay nya asap bisa sampai keluar-keluar dari telingamu, mata membara merah dan yah kalian bisa bayangkan yang terburuknya.
Ini sudah yang kesekian-kesekian dan kesekian kalinya menimpaku (enggak bosen apa?), nggak ada apa, yang mau ngasih kabar kalau sebenarnya ini tuh adalah hari libur internasional buat kelas kita. Susah banget ya cuma ngabarin aja?, tapi apa daya, mau marah juga gak bisa ke sembarangan orang, mau ngeluh juga nggak nemu tempat yang cocok. ya sudah lah... di pendam aja dalam hati.... kalau nanti meledak, ya bilang apa?, meledaklah!.
Sunday, April 17, 2016
Catatan Seorang Pria (Berhari-hari Merindu)
Berakhirlah sudah tugas kami
di kampung orang, aku pasti sangat merindu dengan tawa khas anak-anak kampung
yang bersorak-sorak kegirangan akan kehadiran kami, akan rindu dengan keadaan
perkampungan yang masih asri dengan udara segar nan basahnya, bau alami dari
kotoran sapi yang hinggap di seantero jalanan yang masih dilapisi tanah
percampuran aspal kering, rindu dengan rindangnya pepohonan yang selalu hadir
di pinggir jalanan, seakan bersedia memayungi kami bertugas keliling kampung,
berama-tamah dengan para warga, menyebarkan undangan lomba-lomba yang akan
diikuti pejuang cilik kampung.
Belum lagi sahur dan berbuka
bersama-sama dengan teman-temanku, shalat berjamaah di mushola, mendengarkan
ceramah yang sesekali dibawakan oleh ketua kami sebelum sholat tarawih,
hahaha... Kejadian memalukan saat aku harus kaguk dalam menyampaikan dakwah di
mushola dan lagi-lagi harus di gantikan dengan sang ketua.
Friday, April 1, 2016
Catatan Seorang Pria (Satu Kejujuran Air Matanya)
Malam-malam terakhir kami di
kampung orang, riuhnya anak-anak yang mendapatkan kado yang telah kami siapkan
sebelumnya, berbuka bersama bareng mereka, salah satu hal istimewa yang bisa
kami bagikan kepada mereka. Menyenangkan sekali, melihat mereka tertawa,
seperti tidak ada masalah yang memberatkan.
Bicara tentang masalah,
malam-malam sebelumnya kami dihadirkan dengan berbagai macam masalah pelik,
mulai dari ketua kami, Tuan 'I', yang mendadak sakit, melihat wajahnya yang
pucat dan tubuhnya yang menggetar hebat, aku tau yang dibutuhkannya sekarang
adalah rumah perawatan, tetapi dengan tegasnya dia menganggap sakit yang
dideritanya adalah hal yang sepele, bahkan kata-kata orangtuanya yang keluar
dari sudut telepon itu diabaikan mentah-mentah olehnya, apalah daya kami tidak
mau dia menderita menahan sakit, tetapi kami juga enggan melepas sang ketua
dari jabatannya sekarang, tak ada yang sanggup untuk menggantikan
kepemimpinannya untuk kami di kampung ini.
Tuesday, March 29, 2016
Catatan Seorang Pria (Sebuah Mimpi di Kampung Orang)
Dia? Siapa? sedikit buram
dan karena berada cukup jauh dari tempatku berdiri, kentara sekali di depan
sana dia sedang tersenyum manis. Terus seperti itu, tidak ada yg bisa di
katakan.
Ini? Dimana ini? Hanya ada
kami berdua yang terpisah cukup jauh, seperti berada di awang-awang dengan
sesosok wanita misterius di depan sana, sedikit kabut tipis telah terhindar
dari depan wajahnya, membuat pandangan ini lebih jelas memandang sosok itu, seorang wanita, berkerudung,
masih tetap tersenyum. Apa aku mengenalnya? Atau apa kami bisa berkenalan? Di
perhatikan lamat-lamat dengan lebih rinci.
Dia seperti...
Dia... Semakin jelas terlihat.
Dia... Si nona 'N'.
Tuesday, March 22, 2016
The Girl and Her Book (Part 6)
sebelum membaca saya ingin memberi tahu kalau, kata yang ada tanda kutip satu plus di bold itu adalah kata hati dari Haneul atau Jinki, tebak sendiri ya, saat itu Haneul yang lagi membatin atau malah Jinki,
SELAMAT MEMBACA
---The Girl and Her Book---
Lee Jinki-Han Haneul
Sad, Romance, Misteri
Jenis Part
FANFICTION
Part 6
SELAMAT MEMBACA
---The Girl and Her Book---
Lee Jinki-Han Haneul
Sad, Romance, Misteri
Jenis Part
FANFICTION
Part 6
---The Girl and Her Book---
“aghhhh..” Haneul menjerit, terbangun
dari acara pingsannya. Keringat dingin mengucur deras di dahinya. Melihat
kesamping dan mendapatkan Jinki yang menjadi panik setelah mendengar teriakan
Haenul.
“kau sudah sadar.”
Monday, March 21, 2016
Catatan Seorang Pria (Si Nona Tangguh)
Hari ini, hari dengan penuh
rupa wajah. Wajah senang anak-anak rumah yang akhirnya bisa diizinkan
menginap, wajah ragu yang mampang di wajah mahasiswa yang mungkin dalam benak
mereka bertanya-tanya 'bisa gak ya aku tidur di tempat orang lain?, jauh dari orang
tua, makan tidak seperti masakan ibu, dan bla bla lainnya' Iya, itu adalah
pikiran anak manja, sebagian besarnya hanya memandang ini sebagai rutinitas
harian jika itu yang membatinkan adalah anak kos.
Kalian juga bisa lihat
perbedaan anak manja dan anak mandiri pada saat sekarang ini, perbedaan
mencolok sekali, anak manja melebih-lebihkan apapun yang akan di bawa mereka,
lihat saja koper yang segede mentereng, belum lagi ransel kecil tempat
barang-barang mereka lainnya, ada juga yang membawa bantal dari rumah. Berbeda
jauh dari yang mandiri, persiapan di rencanakan dengan matang, walaupun membawa
banyak barang tetapi itu untuk keperluan bersama, kebanyakan anak mandiri yang
kulihat adalah yang dari jenisku, iya laki-laki.
Sunday, March 6, 2016
Scenario di 'Gue'
hai-hai....
udah lama nggak ketemu ya, upsss, ralat maksud saya, udah lama gk nemu tulisan baru di blog saya, lagian siapa juga ya yang nyariin, uhhh mirisnya. Kalo gitu lewatkan saja. Saya cuma pengin ngasih tau gimana aja sih saya selama nggak absen di blantika per-blog-an.
udah lama nggak ketemu ya, upsss, ralat maksud saya, udah lama gk nemu tulisan baru di blog saya, lagian siapa juga ya yang nyariin, uhhh mirisnya. Kalo gitu lewatkan saja. Saya cuma pengin ngasih tau gimana aja sih saya selama nggak absen di blantika per-blog-an.
Catatan Seorang Pria (Satu Masa Nona 'N')
Mengenai 6 pendatang baru itu, semua berjalan terkendali seperti biasanya, nona apapun dan satu-satunya tuan diantara mereka mulai mengikuti bagaimana kelas kami bekerja, hanya ada perubahan sedikit yang mereka bawa ke dalam kelas, selebihnya aku masih merasa kenyamanan yang sama seperti dahulu.
Sampai sekarang juga aku belum berani mengajukan pertanyaan apakah si Nona 'N' itu mau membantuku dalam belajar, pikiranku melesat kepada kedua orang tuaku di desa, mereka pasti kecewa jika anak yang dibanggakan mereka sepertiku bahkan sama sekali tidak bisa membanggakan mereka disini.
Monday, February 15, 2016
Friday, January 22, 2016
Saturday, January 16, 2016
Catatan Seorang Pria (Pendatang Ke-6)
Dosen pertama sudah keluar, suatu kelegaan luar biasa untuk orang yang sulit mengerti pelajaran sepertiku.
Para pendatang baru itu membentuk dua kelompok yang saling berdekatan, sepertinya sesuai dengan teman akrabnya di kelas yang lama. Nona 'Y', 'D' dan 'R', membentuk sebuah letak duduk mereka sebaris ditengah-tengah, kemudian Tuan 'I' Nona 'G' dan nona pendatang baru keenam yang belum ku ketahui sebutan apa yang cocok untuk dirinya itu, mereka menyusun barisan di belakang pendatang baru lainnya. Dan benar saja sesuai dengan perkiraanku bahwa mereka, pendatang baru itu, merangkap semua pelajaran secara menyeluruh, menguasai kelas pada hari pertama dengan otak encer mereka. Jadilah aku dengan usaha penuh tapi tetap terlihat terkucil semakin jatuh dalam keterpurukan.
Thursday, January 14, 2016
Catatan Seorang Pria (6 Pendatang Baru)
Satu semeter, begini saja keadaanya seperti listrik statis yang gerakannya selalu sama disetiap waktu. Matematika, orang-orang selalu berpikir bahwa jika kau berada di tengah-tengah itu maka kau adalah orang genius. Salah sekali, aku tidak merasakan darah kejeniusan mengalir ke otakku, bukannya terlalu bodoh, hanya saja daya tangkapku yang terlalu lamban untuk mengikuti kemajuan teman-teman lainnya.
Dua semester, masih tetap seperti ini, mengandalkan beberapa orang temanku agar dapat membantuku menyelesaikan semua tugasku, tidak bekerja tidak juga bermanfaat saat dikelas, anak rantauan yang hanya meminta jatah setiap bulannya dari sang wali di desa nan jauh disana. Pencapaian yang kulakukan selama ini?, tentu belum ada, bahkan beberapa dosen mulai khawatir dengan keberadaanku di kelas.
Wednesday, January 13, 2016
The Girl and Her Book (Part 5)
sebelum membaca saya ingin memberi tahu kalau, kata yang bercetak plus di bold itu adalah kata hati dari Haneul atau Jinki, tebak sendiri ya, saat itu Haneul yang lagi membatin atau malah Jinki,
SELAMAT MEMBACA
---The Girl and Her Book---
Lee Jinki-Han Haneul
Sad, Romance, Misteri
Jenis Part
FANFICTION
Part 5
---The Girl and Her Book---
“huh kemana anak aneh itu?, sudah
beruntung ku undang tapi tidak datang juga”. Suyoung mengeluh atas
keterlambatan Haneul.
Sunday, January 10, 2016
12+1+2 (Awal Permulaan)
Ini bukan sebuah cerita cengeng yang terlalu dipaksakan, bukan sebuah romance yang terlalu manis untuk dirasakan dan dibaca, tapi, ini hanyalah sebuah lika liku pertemanan yang aku beri nama ikatan persahabatan. Mungkin aku terlalu cepat untuk melebelinya nama itu, atau mungkin aku yang terlalu bodoh untuk menamainya secepat itu, anggap itu keluguanku dimasa -memang bukan bisa dibilang remaja lagi-, dan pertanyaan muncul di benakku, apa mereka juga sepakat untuk dapat menerima nama persahabatan itu?, aku benar-benar tidak tau.
oh iya, ini adalah sebuah kisah realistis, jadi untuk beberapa part yang aku anggap bersifat pribadi akan aku proteksi, kalian bisa tanyakan langsung pwnya lewat email aku
oh iya, ini adalah sebuah kisah realistis, jadi untuk beberapa part yang aku anggap bersifat pribadi akan aku proteksi, kalian bisa tanyakan langsung pwnya lewat email aku
niyyacancer1819@gmail.com
Wednesday, January 6, 2016
The Girl and Her Book (Part 4)
sebelum membaca saya ingin memberi tahu kalau, kata yang bercetak plus di bold itu adalah kata hati dari Haneul atau Jinki, tebak sendiri ya, saat itu Haneul yang lagi membatin atau malah Jinki,
SELAMAT MEMBACA
---The Girl and Her Book---
Lee Jinki-Han Haneul
Sad, Romance, Misteri
Jenis Part
FANFICTION
Part 4
---The Girl and Her Book---
Piket kelas dihari selasa, dan hanya
tampak seorang siswa yang membersihkan kelas, siapa lagi kalau bukan Haneul,
selalu seperti ini, Haneul membersihkan semuanya sedangkan teman yang
seharusnya namanya tertera untuk piket hari ini tidak pernah mengerjakan
apapun.
Friday, January 1, 2016
The Girl and Her Book (Part 3)
sebelum membaca saya ingin memberi tahu kalau, kata yang bercetak plus di bold itu adalah kata hati dari Haneul atau Jinki, tebak sendiri ya, saat itu Haneul yang lagi membatin atau malah Jinki,
SELAMAT MEMBACA
---The Girl and Her Book---
Lee Jinki-Han Haneul
Sad, Romance, Misteri
Jenis Part
FANFICTION
Part 3
SELAMAT MEMBACA
---The Girl and Her Book---
Lee Jinki-Han Haneul
Sad, Romance, Misteri
Jenis Part
FANFICTION
Part 3
---The Girl and Her Book---
Ia sudah mencoba menghindar setiap
kali pria itu mengajaknya untuk berbicara, setiap waktu istirahat tiba Haneul
sama sekali tidak bisa melakukan apa-apa lagi, sudah hampir seminggu ia tidak
bisa melancarkan misinya, mencoba pergi ke kantin –tempat yang baru terhitung
dua kali ia menginjakkan kakinya disana- pria itu tetap mengikuti, bahkan
sampai tempat persembunyian terakhirnya di perpustakaan, pria itu juga tetap
kukuh untuk mengikutinya. Sebenarnya apa maunya?. Ada dua nama orang di bukunya
yang harus ia selesaikan. Ban Suyoung dan pria itu –Jinki-. Jika ia terus
diikuti seperti ini, Haneul tidak bisa menyingkirkan mereka.
Subscribe to:
Comments (Atom)














